Efek Blog

Kamis, 19 September 2013

The real Me


Saya, bernama lengkap Misda Liani terlahir di kota Amuntai namun tidak begitu tahu dimana tepatnya tanggal 17 Oktober 1992 dari pasangan Sukarni Effendi dan Norhidayah. Mempunyai orangtua tapi tidak memiliki mereka, sungguh kasihan tapi tidak apa-apa. Saat saya baru bisa melihat dunia entah itu pada umur berapa yang saya lihat adalah Nenek tercinta saya Rusmiati, Kakek terhebat saya Aliman Syiar, tante Zaitun Aniah, paman Umar Dani yang jarang terlihat di rumah karena pada saat itu sudah berkeluarga dan Paman favorit saya Akhmad Wardani. Kakek adalah PNS biasa di sekolah SD dimana saya bersekolah, tapi beliau pengaruhnya sangat luas sampai kemana-mana, terkenal disiplin dan sangat suka kebersihan, rumput pun ngga berani tumbuh di halaman rumah saat beliau masih ada. Nenek adalah ibu rumah tangga, pintar masak, humoris pokoknya my grandma is the best. Paman Dani dan Tante Zaitun yg terkenal dg nama Aluh(duo tempramen) bekerja ke tempat orang. Dan paman Wardani (yg sedikit kayak perempuan) yang biasa terkenal dg Utuh bekerja sebagai pengasuh anak, anak dari guru yg mengabdi di SD di kampong sekaligus honorer di TK tempat ku bersekolah. Aku menjalani hidup selayaknya anak-anak pada umumnya, sangat bahagia. Memanggil nenek “Mama” dan kakek “abah kayi” Hahahaa.. Hidup tanpa merasakan apa-apa mengenai perceraian kedua orangtua, karena memang pada masa itu tidak mengerti. Lama sadarnya kalau ternyata ayah sudah beristri lagi dan mama menikah saat aku masih kelas berapa ya? lupa. Pernah waktu masih zaman TK, mama kandungku datang dan merentangkan tangan dari jalan di muka rumah, apa yang ku lakukan? Aku menutup pintu dan lari menemui nenek dan bilang “Ma, ada mama Dayah datang”. Saat aku dan nenek keluar, mama udah ngga ada lagi. Sungguh saat ku sadari saat ini, mungkin saat itu mama sangat terluka. Tapi ku harap beliau mengerti, aku masih anak-anak dan ngga nyampe mikir kaya gitu. Dan teruslah saya tumbuh dan berkembang di rumah nenek yang sebenarnya aku suka nyebutnya “The Gokil Family” yang membernya aku, mama(nenek) sama paman Wardani. Kakek saya itu orangnya pemarah, gini aja cinta dan kebenciannya sama besarnya. Kalau lagi marah, widiihhh.. Setan juga kabur.. Tapi setiap pulang kerja, tak pernah ketinggalan oleh2 buatku. *Ini wajib di pamerkan kepada cucu2 yang lain, karena aku satu2nya cucu kesayangan. Hohohoo..
Tapi sayangnya ngga lama hidup sama kakek, beliau meninggal pas aku masih TK, pesannya ke aku “Pintar-pintar lah sakulah(rajin sekolah yaa)”. Dan aku mengangguk pada saat itu, tidak tahu kalau itulah saat-saat terakhir aku akan melihat wajah kakekku. Tapi kata-kata kakek itu sepertinya sudah merekat di alam bawah sadarku, aku benci kalau ini di katakana pamer tapi aku harus jujur. Untuk prestasi sekolah, syukurlah dari TK sampai SMA tidak pernah sekali pun keluar dari ranking 3. Jadi aku merasa bangga dan merasa bebas hutang janji dari almarhum kakek. Dari kecil setiap minggu tempat main adalah ke tempat keluarga dari keluarganya mama kandung, malah dekat sama keluarga mereka daripada keluarga mama yg berupa nenek, kakek, dan paman atau tante. Lupa juga gimana detailnya kenapa bisa jadi begitu. Kembali ke cerita orangtua, ibu dari hasil pernikahannya lagi memiliki 3 anak 2 laki dan 1 perempuan, tapi kasihan suami ibu meninggal. Dan ayah memiliki 2 anak perempuan lagi dari pernikahannya. Artinya aku punya 5 saudara. Pokoknya aku sudah melalui aneka macam tingkah kehidupan. Sekolah, TK dan SD deket rumah, TK Tunas Harapan di ajar ibu Arbayah yang sampai sekarang masih berkiprah di dunia ajarnya. Sekolah dasar di SDN Teluk Serikat dengan semua kenangan manis masa anak-anak. Sekolah menengah pertama di SMPN 5 Amuntai dengan kenangan pra-remaja. Sekolah menengah atas di SMAN 2 Amuntai yang jauhnya hampir 10 kilo dan ku tempuh dengan sepeda setiaku. Masa-masa remaja, ya sama saja seperti kebanyakan orang lainnya.
Hal paling menyedihkan dalam hidupku adalah hari nenek meninggal pada tanggal 14 Juli 2009, rasanya duniaku hancur. Dan pesan terakhir yang sampai saat ini masih ku tanam dalam otakku dari almarhumah adalah “apapun yang terjadi, jangan berkecil hati”. Kehancuran dunia kedua adalah paman Wardani yang jadi guru belajarku, teman curhat, si penegur dan si pemarah kalau aku salah juga meninggalkan dunia pada tanggal 30 April 2010. Mungkin sakit hatinya saat kehilangan mama lebih besar dari aku hingga beliau menyerah pada penyakit yg di deritanya dan menyusul nenek ke surga. So, I think I’m the last member of the gokil family.
Mulai saat itu aku memang tidur di rumah seperti biasa tapi urusan makan ikut dengan tante. Tante itu orangnya suka nyuruh-nyuruh dan pemarahnya minta ampun. Omongannya suka lebay banget. Untunglah aku lulus untuk kuliah di UNLAM Banjarmasin, yang artinya tidak akan sering ketemu dan sakit hati gara-gara tante. 3 tahun sudah kuliah, dan saat pulang kampung karena aku bukan orang pemberontak, aku penurut, tante jadi jarang marah-marahnya. Malah sekarang beliau jadi orang yg cukup menyenangkan buatku.
Yang sedikit tidak ku sukai adalah namaku, hidung, gigi dan rambut. Ternyata nama ku di ambil dari nama sepupu2 jauh terdahulu Misda Wati dan Herliani jadilah Misda Liani, ngga kreatif banget. Hidung, kenapa nenek ngga narik2 hidung aku pas masih bayi biar lebih mancung gituh. Gigi, gara-gara nenek lagi nih, gigi susu 4 buah di cabut di hari yang sama. Tapi yang tumbuh cuma 2, sering kutanya “Ma, kenapa gigi ulun yang 2nya lagi kada tumbuh2?” jawab nenek “Balum lagi, sabar” (cikal bakal saya menjadi orang yang lumayan sangat sabar), sampai sekarang jadilah gigi kelinci yang renggang. Rambut, yaa ampun.. Hidupku sebagian besar adalah bekas coretan nenek. Awalnya rambutku cuma bergelombang, tapi pas SMP datanglah nenek membawa minyak ulin yg katanya kalo d pakai ngga bakal tumbuh uban pas tua ntar, dan si bodoh diriku dg rajin mengusapkan minyak ke kepala, alhasil apa? Rambut gua keriting aneh.. Neneeekkkkkk…
Tapi jauh dari semua itu, aku bersyukur pernah hidup bersama orang-orang terhebat pilihan Tuhan. Alhamdulillah..
Sudah…
Sekarang tentang saya sendiri
Saya terbuka (maksudnya saya orangnya jujur, apa adanya, menerima kalo di kritik, menerima pendapat org lain. Insya Allah…), pendengar yang baik, penjaga rahasia yang baik, memiliki emosi yg stabil, humoris.
SUKA : Saya suka mencoba sesuatu yang baru, suka keseimbangan(mungkin karena sign of Libra yg berupa timbangan) sangat suka pemandangan indah, suka bunga, suka bintang dan astronomi, suka kembang api, gelembung sabun, suka warna biru, suka kucing dan kawan2 sejenisnya yang imut, suka suara piano, suka bahasa asing, suka mendengarkan lagu dan bernyanyi, suka coklat, suka macam-macam es, dan banyak lagi suka yang lainnya.
TIDAK SUKA (BENCI) : Saya benci perbuatan dusta, diskriminasi dalam bentuk apa pun, orang yang suka meniru, orang yang bawel, orang yang suka pamer dan orang yg sok (songong).
Karakter buruk: Perajuan.
Terima Kasih. (^_^), (*_*)

Rabu, 24 Juli 2013

Take a little look at the life of Miss Always Invisible



One day, there is a girl walks around there thinking she has nothing to be proud of. She is just the low ordinary girl comes from a downtown. No one knows about her. No one knows that she often cry, but she never told anyone. She might not be the golden one but at least she try to do her best in everything. Sometimes she just fakes a smile and force a laughter but she is coming undone.
Another day, she sits in front of the pan, eating alone. Though she smiles, there’s something just hiding and she can’t find a way to relate. She just goes unnoticed as the crowd passes by and she’ll pretend to be busy when inside she just wants to cry. Pretend to be strong…
She’s getting out of bed at half past seven, just an ordinary day. She hides out inside herself. She is walking on her own looking at the people passing her by, it could be you. They would never dream of slowing down to see if she’s alright. But she knows that she is not alone.

Senin, 05 November 2012

Mr. John and Us


Note: Bahasa dalam kisah ini gado2,, ma’af bukan penulis tapi handak menulis.. Gkgkgk..

Awal yang sangat buruk..  Lebayy..
Mendengar berita bahwa English Department akan kedatangan native speaker yang bernama Jonathan Gasbar, sempat tertarik sihh.. Selang beberapa hari setelah kabar itu, E.Dept kedatangan tamu bule tapi Bapak2 dan ma’af agak berwajah sangar, dan bodohnya saya langsung berasumsi inilah Bapak Jonathan Gasbar yg dimaksudkan. Kabarnya lagi Mr. J ini akan mengajar CCU. Tibalah saat pengisian KRS, mahasiswa pasti tahu lah yaa.. Konsultasi dengan Bapak Farid tercinta yg seperti ayah bagi kami. Di lembar kopian kertas pra-KRS itu aku udah nulis 24 sks yg akan d ambil termasuk CCU, terus tanya Pak Farid “Kamu mau ngambil 24 lagi kah?”, seketika aku bingung apakah aku mengambil keputusan yg tepat, terbayang Bule Bapak2 yg akan ngajar CCU, di tambah aku memasukkan CCU cuma karena teman2 banyak yg tertarik. Tanpa paksaan tangan saya mencoret CCU dari daftar mata kuliah yg akan di ambil, hahaha.. Mati kau.. Dan dengan polosnya saya berkata ke Pak Farid “22 aja gin Pa’ae, rasa tulai ulun ngambil 24”, Pak Farid senyum.. “22 ni gen ikam kada baranai semingguan” ujar sidin menambahi. Senang hati menyalin ke KRS asli, sampai lembaran demi lembaran di TTD alias di sahkan.
Langsung saja kisahnya KRS di kumpul, dan mulai kegiatan ospek. Kebetulan saya ikut jadi salah satu panitia ospek tahun ini. Cerita selama P2B ini ceritanya tersendiri, saya akan tulis nanti. Ringkas saja, langsung ke masa perkuliahan. Tiba di hari kawan yang tidak ngambil CCU, namanya Atikah atau biasa di panggil nini membawa berita.
Atikah : “hari ini ntin’ae aku lawan Septi bedirian kalo di muka ruang 12, sekalinya Jonathan kaluar dari ruangan b’ucap “wanna come in?”, aku lawan Septi geleng2 kada kawa b’ucap apa-apa lagi. Matanya biru, terpesona di tempat kami”.
Aku : (mendangar biru nih si pecinta Biru, terkejut’ae)“Haahh.. Iya garang?? Bukannya Jonathan tu nang tuha ? nang kaya Bapak2?”
Atikah : “Tuha datang darimana? kda tuha ntin’ae..”
Berjalan di lorong sambil penasaran mikirkan kata2 nini. 
         
            Lanjut, di adakan Jalan santai besar2an di UNLAM, dalam rangka apa kada ingat jua, Dies Natalis kalo kada salah. Pada hari minggu ku turut jalan santainya, jalan kaki dari kos d Pangeran rela haja lawan Hida pulang nih kisahnya. Sampai di tempat tetamu Ihsan, kawan panitia Ormas/P2B/ospek.. Pander2 sdkit.. Melihat Kaka yang saya suka ikut jua. Kd pa2 ae, kd hndak mndatangi sidin jua saya. Langsung saja, acara pembukaan jalan santai, sambutan2 dan kakawanannya.Tiba2 pulang nah,, tiba2 tarus.. haha
Hida: “Da, bungas Da bule,, kayaknya itu Pak John..”
Aku: “Mana? Mana? ( antusias bgt ).
Hida: “Tuh.. Duduk tatai Pa sira, di tenda”
Aku : “Oh.. bisa iya Pak John, muda lah sekalinya, kita lihati pang bila matanya biru iya tu”.
Mulai lah jalan santai yang rutenya kemana saya tidak tahu.. Pass banar si Bule yg bersama Pa Sira menoleh, matanya benar2 alias bujuran biru, sebiru samudera Atlantic, woow ^_^
Aku sama Hida t’umbai b’ucap “matanya biru jua’ae,”... Dari awal jalan dari Open Space nguntit beliau aja dr belakang, akhirnya ada kesempatan betatai Mr. John. Maka saya dengan seluruh keberanian dg kemampuan bahasa inggris yg seadanya...
Me: “Morning Sir,,, How are you?”
John: “Morning.. Fine, thanks anyway”.
Me: “I’m your student in English Department.”
John: “Really? Do you take my class?”
Me: “Not yet,, hehee... But I know you”.
John: “Ahaha.. ( I swear He is really cute when he is laughing).
Me: “Where R U coming from?”
John: “Washington State, US.. Not Washington D.C,, hahaha..
Me: “I see, hopefully.. One day I can go to America.
John: “It would be great, in what semester are you now?
Me: “5th semester..
John: “uh-uh,, Do you know Ibu Nirmala? She is my partner”.
Me: “Yeaa, I take speaking class with her”.
John: “It’s about debate, right?”
Me: “Yes actually, but we haven’t do it yet because we still have the material about speech”
John: “ It’s Nice,,
Me: “What do you think about Banjarmasin? The food and so on..
John: “I like Banjarmasin,, but a little bit crowded here,, hahaa.. Banjarese food, I like Nasi Goreng, Mie Goreng, Tahu, Tempe.. Yeaahh.. I like mountain, but seems like there is no mountain here.. Heheehee..
Me: “ I see.. How about your class?
John: “Interesting, but tomorrow I won’t teach because I will have lunch with the rector.”
Me: “Uh-humm..
Pertanyaan selanjutnya aku kada mengarti apakah Mr. John nanya Are you singer? Atau Are you single? Untung Pa Sira tiba2 umpat bepandir, kalian semester berapa?, 5 Pa,, ah Bapa kd ingat..
Sepanjang perjalanan nguntit Mr. John di belakang, senang sambil menyesali diri kada ngambil CCU.. T_T Habis tu ada Mr. John pakai bahasa Indonesia ngomong “Aku takuuuttt” pakai gaya tangan di tutup ke mulut,, lucu bgt.. Hahaaha. Ada binian datang2 “ulun handak lawan pian..” ujar. Hahh? Kijilnya.. Untung Mr. J kd ngerti, haha.. Sampai takesah Mr ni bahwa beliau minggu depan mau ke Pasar terapung pakai sepeda. Aku dan Hida sepakat akan ke Kuin jua minggu depan pakai sepeda kalo2 ktmu Mister, ehehe..
            Hari jum’at aku masuk Pusko(Pusat Studi Korea), ternyata di sana ada Mister.. Horee.
Tapi tak sempat menyapa. Sabtu ke Kuin naik sepeda tapi kd tetamu,, huhu.. Langsung skip ke hari Rabu, pas speaking class ada sms dari Septiya yang bunyinya kira2 “Ntin, kita mpatan seminar yoo, tiap malam rabu 6 kali pertemuan+gratis jar jojo masih sedikit orangnya..” ku balas tp lambat karena Ibu Nirmala dosennya, yg kenal pasti ngerti.. Haha..  “ Seminar apa?”. Tiya lambat hanyar membalas, sekali membalas “Sudah penuh jar, yg d cari 40 org az”. Sudah’ae, merasa kd jelas jua nih.
            Sorenya masuk Pusko lagi nih, ketemu Kiki Jaejung, “ Ntin.. Km mpat kd seminar yg tiap malam rabu? Pak John sekalinya yg memberi materi..”
Aku: “What??? Tidak mungkinnn,, tidakkk.. knp tak ada seorangpun yang mehabari diriku
(asli lebay banar aku waktu itu).
Kiki: “Kami gen kada tahu, kami handak umpat jua padahal, tapi masih ada jar yang debat di cari 25 orang, itu tadi betiga za hanyar yang mendaftar, lakasi jen km daftar..”
Aku: “Debat? Aku kada sanggup dah debat..”
Kiki: “Heeehee... Aku gen, kada wane aku ntin’ae..”
Malam harinya, msms Jojo minta daftarkan di peserta seminar, sekalinya dasar penuh jar. Putus asa nih kesahnya.. Esok harinya, hari kamis melihat ke papan pengumuman tentang debat yg d kisahkan Kiki semalam. Ada tulisan ganal mun kada salah ingat“We are not do debate, we just watching the debate”. Ada 3 nama, Melda, Penta, Masri. Dan Ka Masri ini adalah Seonsaengnim(guru) bahasa Korea, becapat minta nope Masri Seonsaengnim ke Rerez Seonsaengnim. Dapat, langsung sms ka Masri “Oppa, pian ikut debat jua kah?” di balas sidin “Iya Misda, waeyo?”, Oh ternyata ka Masri sudah tahu nope saya, hehe.. “Itu bujuran Cuma nonton aja lo kita? Terus yg debat siapa jadinya oppa? Di balas sidin “Iya, kita Cuma nonton dan yg debat jadinya Obama sama Mitt Roomney”. Langsung ku sms Nisa Qiqox ngajak ikut,, dan Nisa langsung setuju.. Esoknya kami nulis nama, sudah, terdaftar. Dan katanya mulainya selasa depan jam 6 sore. It’s okayy.. Ternyata eh ternyata saya baru tahu bahwa Nisa Qiqox juga mengagumi Mr. John... Ujarnya Mr. John sudah punya anak, Nisa melihat wallpaper di laptop Mr. J pas CCU jar, jadi ujarku mungkin itu adingnya atau keponakannya. Ujar Nisa “kada Da’ae, caranya menggendong dan menatap si bayi tu kaya figur seorang ayah huhuhu..” Bersedih bareng aku dan Qiqox di ruang kelas ITR.
            Langsung saja ke pertemuan pertama, di beri makan oleh Mr. J, kami di perlakukan kaya anak-anaknya, aduh makin kuat dugaan bahwa beliau sudah berkeluarga. Di tambah di akhir nonton debat melihat wallpaper yg di ceritakan Nisa Qiqox,, Hooaa..
Minggu berikutnya pertemuan kedua ngga rame, karena pentungan gencar ingin menarik perhatian John kami. Huhh.. Dasar pentungan..
            Minggu ke 3,, kabar yg sangat mengejutkan dari Nisa Qiqox.. Bahwa Johnatan single !!!, Wooww.. Kata Nisa pas CCU John cerita tentang keluarganya dan anak yang di gendongnya itu adalah keponakan perempuannya. Nahh.. Benar kan Qiqox apa kata saya,, makanya jangan langsung berspekulasi negatif, haha.. Langsung az di kelas ITR kami loncat2, teriak2 kaya orggila.. Untung Ibu Jum belum masuk.. Hahahaa.. Jadi semangat banget nunggu sore to meet John..  Lupa ceritanya yang pasti cukup menyenangkan di minggu ke 3.
Hari rabu pas pusko tuh ketawa az meliatakan tingkah lucu John, napa handak meangkat meja yang ganal yang sudah pasti barat yo kada handak di bantu. Kaya ini kisahnya, John handak ngangkat atau mindahkan meja tu kemana kada tahu jua, ada murid pusko angkatan tetinggi dari aku namanya Dian menawari “May I help you, Sir? Ujar Dian. “NO,thanks” jar John. Jadi jar ka Masri apa si John nih, yang barat kaya itu kada handak di bantui, kawa garang meangkat sorangan. Hahaha.. Lucu..
            Langsung minggu ke 4, hari selasa sebelum hari raya. Pagi, habis kelas TEFL ol sama Desy Ruselina di lorong, tiba2 Ibu Novita datang menawari kami nonton sosialisasi tentang beasiswa ke luar negeri, meiringi Ibu Novi ke rektorat kami. And what a surprise, ada John dengan wajah cerianya. Memakai kemeja warna biru, cocok sangat dengan matanya. Love it.. Lincah banar menjelaskan dan bercerita tentang kampusnya, bahwa dia a fast-walker.. Nice time..
Sore, Nonton debat di luar ruangan dengan dinner Nasgor. Nisa nulis di binder  kalo ngga salah “I imagine if he were my boyfriend, I will very himung”. Haha,, dasar Qiqox.. Ka Masri mengusulkan supaya di majukan jadwalnya jadi jam 5 atau jam 5.30 saat John pergi entah kemana, kami setuju. Disampaikanlah ke John tentang itu, apa yg terjadi? He looks so upset and dissappointed. Biasanya John tidak pernah makan dinnernya lebih dari 1, tapi malam itu beliau makan 2. He said “Oh, guys.. I’m so terrible. U’ll choose ur pray than me, definitely.. hahaa ”, Hoaahh John, kami sangat menyesal untuk itu.
John: “Actually next week I have halloween, but we still have our last meeting for this, So at 5 or 5.30?”
Putri and Dika: 5.. (OMG,, salah lagi padahal ka Masri memberi kode 5.30).
So I say : “Whenever you can, we don’t want to disturb your time”.
John: “No,no.. You not disturb my time”. Debat berakhir, sesi tanya jawab.
 Hari pertama Nisa dan aku bertanya seputar debat ke John, senang sekali dia dan menjawab dengan antusiasnya.
Pulang, dapat nasgor lagi, jadi kami dapat 2. Nisa himung pertama kalinya nyebut namanya “John..”. Aku dan Nisa janji minggu depan akan bertanya lagi. Sipp.. pulang.. Dan ada 1 yg tidak tercapai saat itu.
          
            Hari selasa, hari yang di tunggu-tunggu sekaligus hari yang menyedihkan karena pertemuan terakhir untuk nonton debat. Sore hari, aku, Hida dan Irez nunggu Nisa dan Putri datang. Dan keluarlah John dengan kaos Biru, BIRU.. Dengan tulisan Mau Kemana Mister?? Kiyutt banar.. I say Hello, he say hello too. He turns to go but he turns again to look at me, he ask “How are You?” I say “Great” and he’s smile..
Nisa dan Putri datang, kata John dia mau pergi, aku bilang kami akan menunggu, tapi kata John lagi jangan menunggu, masuk saja duluan. Ya sudah masuk lah kami, dan hanya tinggal ber enam yg hadir hari itu. Kemana nih yg lainnya, padahal sebelum masuk tadi sempat liat ada ka Melda cs. Tapi sedikit orang lebih baik, jadi perhatian John hanya untuk kami yg sedikit ini. Hehehee.. Hari itu kami duduk bertiga aku, Nisa dan Putri padahal bangku meja cuma buat 2 orang. Berikutnya, John duduk di kursi sebelah sejajar dengan saya, aduhh.. Pas melihat ke samping, John ternyata sedang melihat ke saya,, salting tingkat apakah tuh sudah. Aku berbisik ke Nisa “Sa,, aku dag-dig-dug”, ujar Nisa “Act cool..”, mana bisaa... Hoahh.
Habis tuh John nyebelah meja, naiki mejanya padahal kawa za lewat lantai. Habis tuh John menyenggol helmnya sampai handak tegugur, aku melihat dannn John melihat ke aku sambil berisyarat “Ooppss”, aku senyum az lagi membuang nervous. Ke Nisa pulang “Sa.. Knpa inya lucu bnar..”, jar Nisa “Jangan melihat ke aku..” Teruss mau liat kemana??? Haha..
Kembali lagi inya ke kursi sebelahku tadi lewat meja lagi,, aduhh kaya kanakan,,
Di video debat terakhir kada bagus kualitasnya jadi di huluti John cara ngomongnya Obama dan Roomney yg sendat2.. Lucu, lucuu..
Setelah berakhir kita dapat hal yg tidak tercapai minggu sebelumnya yaitu minta poto bareng. Sedih.. apalagi pas beliau ngomong gini “Just take your food, and Go.. Go..”

Kisah kita akan tetap berlanjut selama John masih ada di Indonesia.

Minggu, 08 Januari 2012

Profil Jung Il Woo


This is Our scheduller at 49 Days. Malaikat maut yang Paling keren, ganteng, lucu, cuek tapi konyol, trus suka bikin gregetan ( jeongmal daebak )JUNG IL WOO...I'm addicted.. Neol saranghae dah.. Let's see..

Personal
Nama : 정일우 / Jung Il Woo
Marga : Jung Pekerjaan : Aktor dan model
Lahir : 09 September 1987 (Korea Selatan)
Bintang : Virgo
Tinggi : 183 cm
Berat : 63 kg
Keluarga: Ayah, ibu dan seorang kakak perempuan yang umurnya 5 tahun lebih tua dari Il Woo
Periode aktif: 2006 - sekarang
Talent agency : N.O.A Entertainment

Scheduller dengan sejuta pesonanya..

Penghargaan
  • 2009 Korea Junior Star Awards TV Drama (Return of Iljimae)
  • 2007 MBC Drama Awards: Best New Comer (Unstoppable High Kick)
  • 2007 Mnet Choices Award: New Star and Drama Star (Unstoppable High Kick)
  • 2007 Mnet KM Music Festival: Best Actor in MV Acting (Goodbye Sadness)


as Song yi soo(49 days)

High Kick Through the Roof
His smile... Ngga nahan....

Gaya O'onnya oppa keluar, tp tetep handsome,,,


Acara TV :

  • The Moon That Embraces the Sun (MBC, 2012)
  • High Kick 3: The Revenge of the Short Legged (MBC, 2011, cameo)
  • Flower Boy Ramyun Shop (tvN, 2011)
  • 49 Days (SBS, 2011) Kaya'nya ini drama terbaik oppa. I luv this so much..
  • High Kick Through the Roof (MBC, 2009, cameo)
  • Take Care of the Young Lady (KBS2, 2009)
  • The Return of Iljimae (MBC, 2009) Kalo di sini gregetnya kurang, masih suka Jun ki oppa yg meranin pas Iljimae..
  • The Secret of Keu Keu Island (MBC, 2008, cameo)
  • Unstoppable High Kick (MBC, 2006)
Movies:
My Love (2007)
Silent World (2006)
Pendidikan : Han Yang University majoring in Arts
Hobby : mengkritik film ( sama bgt dg saya,, hohoho ) and online shopping
..
Song : Heosuabi/
Scarecrow N Scheduler Song ost. 49 days, someone like you ost. Flower Boy Ramyun Shop, Naration of "That Damn Guy" by Dynamic Duo





Sabtu, 14 Mei 2011

10 Aktifitas Merusak Yang Merusak Otak


Beberapa aktivitas yang kita lakukan ternyata dapat merusak organ tubuh kita yang sangat vitals seperti otak. Ada 10 aktivitas yang bisa merusak kerja otak yang saya kumpulkan dari sebuah forum. Mungkin artikel otak ini bisa membantu anda dalam kehidupan sehari-hari.

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar syaraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu syaraf lain. Bayangkan, dengan kerumitan otak seperti itu, maka Anda wajib menyayangi otak Anda cukup dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering disepelekan.

Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem syaraf pusat. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.


Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Inilah 10 kegiatan yang bisa merusak kerja otak kita.

1. Tidak mau sarapan

Banyak orang menyepelekan sarapan, padahal tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.

2. Kebanyakan makan

Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental.

3. Merokok

Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak kita. Bayangkan, otak kita bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak ayal diwaktu tua kita rawan Alzheimer.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi gula

Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.

5. Polusi udara

Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang tidur

Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak justru mati kelelahan.

7. Menutup kepala ketika sedang tidur

Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit

Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak.

9. Kurangnya stimulasi otak

Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.

10. Jarang bicara

Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.